Tag: AI
-

Haram Pakai AI di Produk Akhir: Komitmen Etis Berangin Creative yang Bikin Kagum
Ada satu fakta menarik yang tertinggal dari obrolan maraton riset saya belakangan ini tentang adopsi Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) di industri game tanah air. Tepat pada 4 Juni 2026 kemarin, saya sempat melakukan wawancara mendalam dengan Mas Bagaskara Firdaus, Co-Founder dari Berangin Creative. Dari diskusi panjang itu, ada satu stancesuper tegas yang membuat studio ini tampil beda: mereka…
-

Ketika Efisiensi AI Mulai “Membunuh” Lapangan Kerja Programmer Lokal
Ada momen dalam riset lapangan yang bikin saya sebagai peneliti terdiam agak lama, dan itu terjadi baru-baru ini saat mengobrol mendalam dengan Mas Teguh dari Team Conviction Lab. Kami mendiskusikan sesuatu yang selama ini sering jadi gajah di dalam ruangan (elephant in the room): bagaimana adopsi Artificial Intelligence (AI) secara nyata mengubah peta rekrutmen talenta dan, secara…
-

Menjaga “Ruh” Hand-Drawn Art di Tengah Gempuran AI Generatif bersama Strayflux Studio
Maraton riset saya tentang adopsi Artificial Intelligence (AI) di industri game lokal membawa saya pada sebuah obrolan yang membuka mata. Setelah sebelumnya saya sempat membedah dapur Agate International bareng Mas Vincentius Ismawan (waktu wawancara 30 Juni – 3 Juli 2025 di Bandung) dan mengintip dapurnya Separuh Interactive bareng Mas Ardhan Fadhlurrahman pada 22 Juni 2026 kemarin, kali…
-

Ngobrol tentang Separuh Interactive bareng Ardhan Fadhlurrahman
Setelah beberapa waktu lalu saya sempat membedah dapur Agate International bareng Mas Vincentius Ismawan (waktu wawancara tempo hari), kali ini maraton riset saya soal dampak Artificial Intelligence (AI) di industri game membawa saya ke sebuah obrolan yang gak kalah seru. Tepat pada tanggal 22 Juni 2026, saya berkesempatan melakukan wawancara mendalam dengan Ardhan Fadhlurrahman –…
-

Menembus Dapur Agate: Menakar AI Sebagai Partner atau Penantang di Industri Game Kita
Bayangkan kamu sedang memimpin salah satu studio game terbesar di Indonesia, dan tiba-tiba ombak besar bernama Generative AI datang menyerbu. Apakah kamu akan panik, menolak, atau langsung menjadikannya senjata rahasia? Nah, untuk menjawab penasaran itu, baru-baru ini saya berkesempatan melakukan wawancara mendalam dengan Vincentius Ismawan, sosok penting yang menjabat sebagai VP of Enterprise Marketing &…
-

Challenging the AI and Literacy: My Expert Panel Discussion with UN Women Indonesia
Today, I had the incredible honor of joining UN Women Indonesia as an expert panelist for their “Expert Group Discussion on Artificial Intelligence”. The energy at the UN Women office in Jakarta was palpable—a gathering of tech minds and gender advocates all focused on one critical question: how do we ensure the digital future doesn’t leave half the…
-

Discussing the Deepfake Dilemma: My Discussion on Jendela Negeri TVRI
This Sunday morning, I had the pleasure of joining hosts Teungku Fajri and Andien Wijaya at the TVRI Studio for a live segment of Jendela Negeri. The atmosphere was surprisingly bright despite the unpredictable Jakarta weather, and we dove straight into one of the most pressing issues of 2026: the rise of Artificial Intelligence (AI) and the growing threat of deepfakes in…
-
[Kompas] Grok dan Anarki Digital: Banjir Pornografi Sintetis
Artikel ini terbit di harian Kompas edisi 13 Januari 2026 di halaman 7 dengan judul “Grok dan Anarki Digital: Banjir Pornografi Sintetis”. Baca artikel langsung di kompas: https://www.kompas.id/artikel/grok-dan-anarki-digital-banjir-pornografi-sintetis 2024, ancaman sesungguhnya muncul akhir-akhir ini. Lini masa media sosial X (sebelumnya Twitter) kini dibanjiri oleh tren manipulasi visual yang vulgar, nirsensor, dan meresahkan: mengubah foto seseorang…
-

Deepfake: Antara Inovasi dan Ancaman
Pada 18 September 2025, saya mendapat kesempatan untuk menjadi narasumber dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama BRIN. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, yaitu deepfake. Deepfake bukan lagi sekadar eksperimen teknologi. Teknologi ini mampu meniru wajah dan suara seseorang dengan sangat realistis, sehingga batas antara fakta dan rekayasa semakin kabur. Potensinya memang…
-

High-Tech, Low-Margin: Curhat Massal Digitalisasi Nila di FGD Online
Halo kawan-kawan! Back again with me. Setelah kemarin sempat seru-seruan fieldwork di Jogja dan Bantul (14-17 Juli 2025), kali ini saya baru saja menyelesaikan maraton diskusi yang nggak kalah intens. Selama dua hari (26-27 Agustus 2025), saya menyimak rentetan FGD online bareng stakeholders akuakultur—mulai dari kementerian, akademisi, sampai pembudidaya langsung di lapangan. Isunya masih sama: membawa teknologi “langit” ke kolam-kolam kita. Tapi jujur, the reality check…
