Category: Blog
-

Head Slices | Part I : Suara Menyayat
Maaf telah kugorok lehermu. Tapi telah kusembunyikan pisauku. Di bawah bantal, biarku bisa bermimpi tentangmu. Aku rindu suaramu yang meronta dan menangis menyayat. Tapi setelah itu kau mati, tak bisa lagi kudengar suaramu. Oleh karenanya, aku membuat dirimu menjadi jamak. Sehingga aku bisa menggorok lehermu yang lain.
-

Tengkulak Jepang
Tengkulak-tengkulak Jepang berak. Dimakan tamak oleh priayi-priayi lapar. Jalanan selalu penuh sesak. Karena priayi selalu lapar. Tengkulak-tengkulak Jepang Buncit. Priayi-priayi masih lapar. Mari kita tambah sesak. Oleh kotoran tengkulak-tengkulak Jepang. Disana ada mobil murah. Bukan sembako yang murah. Karena priayi-priayi tidak makan sembako. Cuma makan kotoran tengkulak-tengkulak Jepang. Tengkulak-tengkulak Jepang semakin banyak berak. Priayi-priayi semakin…
-

Aku Tahu Itu Matahari
Aku tahu, matahari tidak mungkin malas terbit seperti aku malas bangun di hari Senin. Aku juga tahu, matahari tidak mungkin lupa terbenam seperti aku yang lupa tidur karena keasyikan ngobrol di kedai kopi. Dan aku juga tahu, matahari akan tetap menjadi matahari sampai kapan pun, tidak sepertiku, pernah menjadi John Lenon, Kurt Cobain, sampai nyaris…
-

Marjati
Jagung Marjati, gadis enam belas tahun asal Garut, adalah gadis yang benar baru matang. Buah dada yang siap dipetik juga lekukan tubuhnya yang siap di eksplorasi menjadikan dia adalah kutub magnet dari semua pria di sekelilingnya. Tiap harinya, ia berjalan sejauh enam kilometer untuk berjalan ke pasar Tarogonng untuk menjual jagung dari kebunnya. Biasanya, setiap…
-

Happy Muslim
Islam is a beautiful religion for humans around the world. As long as, we understanding what Al-Quran teach. At the Middle East and few Africa and Asia countries, Islam has been scattered long ago. Especially, in America and Europe, the Islamic got significant growth recently. They, people at Europe that converting to Islam, thought that…
-

Fanatik
Saya tahu, bulan ini adalah Euforia untuk tiga hal : Pemilu Presiden, Piala Dunia, dan Ramadhan. Tiga hal yang tahun-tahun sebelumnya di rayakan disaat yang berbeda, namun hari ini harus dirayakan berdampingan. Ada rasa lucu dan unik, seperti nonton Piala Dunia sembari santap sahur, nonton piala dunia dengan iklan sirop, atau nonton debat presiden dan…
-

Berang Jadinya
Padahal kita sandingan sejak lampau. Lantaran kita berbeda pandangan. Tentang Presiden yang memimpin kampung halaman, jadi begini remuk pertalian. Katamu Joko. Kataku Bowo. Walaupun Joko menang, hutangmu tetap tumpuk. Ataupun Bowo menang, kau harus kembali ke ladang. Mak Romlah, tetangga sebelah kita, tetap juga sakit-sakitan. Semoga ketika tungku ini mendingin. Kita bisa memulainya lagi, ya?…
-

Debat 26 Jam
“Hari ini dalam Grup Whatsapp. Ketika Banker, Mahasiswa, Analyst, dan lainya serentak menjadi pengamat politik dan simpatisan garis keras. 3: 05 – Iszal Guys ramein group yak, gatel rasanya pengen share kegelisahan gw ttg indonesia .. Gw coba ngajak temen-temen utk cerdas dan berfikir dgn logika, hehe terpaksa harus bilang nih bahwa pencitraan jokowi kelewat…
-

Uri
Uri bicaranya seperti kumur-kumur, daya ingatnya lemah, wajahnya cekung, dan ucapannya selalu menggelitik. Wajar saja banyak orang mencemoohnya, si Uri yang berumur dua puluh delapan tahun asli Mampang. Di samping semua kelemahan nya, ada hal-hal yang membuat semua orang kagum, seperti, [AdSense-A] Uri itu sayang Ibunya. Ketika ibunya terbaring di rumah sakit dan tidak ada…
-

Tejo Prapto
“Tejo Tejo.. Mana ada orang rendah hati yang menyebut dirinya sendiri jujur, merakyat, sederhana. Mana ada orang jujur yang mengingkari ucapannya sendiri. Tejo … Tejo ,” suara rendah Ibu Suci, ketua arisan warga yang sedang menghitung uang arisan, “Tapi tetep kok aku milih kamu. Ya wong kamu itu ndeso. Orang ndeso kan prihatin. Orang prihatin mengerti orang prihatin. Kamu kan kurus-kering. Orang kurus kan gak serakah.…
